India Kuil Unik Melayang

India Kuil Unik Melayang

India Kuil Unik Melayang – India dikenali mempunyai banyak kuil-kuil unik yang tawarkan pertunjukan tertentu untuk wisatawan.

Jika di Rajashtan ada kuil unik untuk memuja beberapa ribu tikus, di Negara Sisi Andra Pradesh kamu bisa juga mendapati kuil yang tidak kalah uniknya.

Ajaib! India Kuil Unik yang Melayang, Penjara yang Tidak Manusiawi

Namanya Kuil Lepakshi, kuil ini punyai kekhasan yakni pilarnya yang seakan tidak sentuh tanah alias melayang-layang. Kuil ini disebut sebagai kuil yang punyai fenomena konstruksi.

Baca Juga: Tempat Berhantu Menyeramkan Ciamis

Bagaimana tidak? Dari seputar 70 pilar sebagai fondasi kuil itu, ada satu pilar kuil yang seakan menggantung dan nyaris tidak sentuh tanah, seperti diambil dari Amusing Planet.

Warga di tempat juga pernah menunjukkan apa pilar itu betul tidak sentuh tanah. Mereka menyimpan sebuah kain di bawah pilar dan rupanya kain itu juga dapat tembus sisi pilar lantainya dan kuil.

Bahkan juga, untuk ungkap mistis itu, dahulu ada seorang insinyur Inggris yang coba mengalihkan kuil itu, tetapi pada akhirnya gagal. Pilar yang terangkat di Kuil Lepakshi masih tetap jadi mistis sampai sekarang.

Riwayat India Kuil Unik Melayang Lepakshi di India

Tidak cuman unik, Kuil Lepakshi rupanya jadi salah satunya kuil monumental yang berada di India. Kuil yang dikenal juga bernama Veerabhadra ini diprediksi sudah ada semenjak era ke-16.

Selain itu Kuil ini sendiri dibuat oleh dua bersaudara, yakni Viranna dan Virupanna yang waktu itu memegang sebagai gubernur di bawah Kerajaan Vijayanagar yang dipegang oleh Raja Achutaraya.

Kuil Lepakshi sendiri berawal dari kata ‘Le Pakshi’ yang bermakna ‘Bangkitlah, Burung’. Kabarnya kuil yang berada di Dusun Lepakshi ini terkait dengan narasi legenda Ramayana.

Dikisahkan dahulu ada satu ekor burung Jatayu yang jatuh dan terluka di seputar dusun disebabkan peperangan oleh Raja Lanka, Ravana yang menantang Raja Ayodhya. Saat Rama capai tempat itu, dia menyaksikan burung dan burung itu berbicara ‘Le Pakshi’.

Kuil ini sendiri dikitari oleh beberapa ornament atau ukir-pahatan dewa, dewi, penari, vokalis dan beberapa ratus lukisan di tembok dalam kuil, luar, bahkan juga langit-langit yang bercerita cerita Mahabharata, Ramayana, dan Purana.

Menariknya kembali, di muka kuil ada sebuah ukir-pahatan besar yang berupa Nandi atau benteng besar sampai Gunung Siwa. Ukir-pahatan itu dibuat dari batu yang disebut sebagai salah satunya ukir-pahatan paling besar di dunia.

Sekarang ini Kuil Lepakshi menjadi salah satu tujuan rekreasi yang sering dikunjungi wisatawan. Antara mereka yang tiba juga ingin menunjukkan langsung fenomena konstruksi di kuil itu.

Devil’s Island, Penjara Paling Tidak Manusiawi yang Dipanggil Neraka Dunia

Penjara dipersiapkan khusus untuk aktor kejahatan. Bangunannya juga dibuat demikian rupa supaya beberapa pelanggar hukum ini tidak dapat berkeliaran bebas. Adanya penjara, diinginkan angka kriminialitas dapat menurun. Siapa sich yang kerasan lama-lama di penjara?

Tetapi kenyataannya ada banyak saja penjahat yang menyalahi hukum yang perlu usai mengeram di penjara. Supaya kapok, di sejumlah penjara dibuat ketentuan yang menakutkan. Ialah hal wajar saat beberapa sipir menganiaya beberapa tahanan tanpa ada alasan yang jelas. Bahkan juga banyak tahanan yang wafat karena disiksa.

Terutamanya penjara yang berdiri pada jaman dulu. Karena sangat takut dan sadisnya, penjara-penjara pada saat itu sampai dipanggil sebagai neraka dunia. Jika masih diaplikasikan hingga saat ini, ditanggung tidak ada orang yang berani menyalahi hukum, dech!

Penjara dipakai untuk memberi hukuman dan mendisiplin beberapa aktor kejahatan. Walau berperan untuk memberi hukuman, penjara sering dipandang terlalu berlebih dalam memberi hukuman tahanan.

Ya, karena walau bagaimana juga, mereka ialah manusia yang perlu diberlakukan semestinya manusia. Tetapi, tidak begitu di penjara-penjara di bawah ini, enam penjara ini dikenali karena kengeriannya dan kekejaman.

Alcatraz memang jadi salah satunya penjara terpopuler dan ditakutkan di dunia. Tetapi, tidak cuman Alcatraz, ada satu penjara paling yang dipandang paling sadis di dunia.

Berada di seputar Kepulauan Salvation atau pantai timur laut Karibia, Devil’s Island disebut sebagai penjara tersadis yang dipanggil neraka dunia.

Seperti namanya, Devil’s Island dahulunya sebagai penjara yang memuat beberapa penjahat kelas kakap dan tahanan perang, seperti dikutip The Vintage News.

Lokasi Penjara Menyeramkan India

Penjara yang berada seputar 14 km dari Kourou, kota pantai di Guyana Prancis, ini dibangun di tahun 1852 dan bekerja sampai tahun 1953. Dahulunya penjara ini memuat seputar 60 ribu tahanan, yang hanya 2 ribu orang yang sukses selamat dari penjara itu sesudah jalani periode hukuman.

Akses ke arah penjara ini juga benar-benar susah, karena Devil’s Island ada di perairan yang garang dan dikitari arus yang paling kuat.

Untuk masuk keluar tahanan saja, penjara ini memakai kereta menggantung yang sama-sama tersambung dengan 3 pulau paling dekat di Kepulauan Salvation. Diantaranya ialah Royal Island sebagai tempat operasional penjara dan administrasi.

Beberapa tahanan ditegaskan tidak dapat keluar, karena kecuali arus yang kuat, perairan di seputar pulau dikitari dengan hiu garang yang siap menangkap.

Penjara yang Tidak Manusiawi

Parahnya kembali, dahulu beberapa tahanan di penjara ini dimasukkan pada dalam sel yang sesak penuh yang ukuran tidak sebesar kamar mandi. Disamping itu, salah satunya ruang khusus penjara benar-benar gelap dan tahanan dilarang untuk bicara dengan tahanan lain sepanjang berbulan-bulan.

Tidak sampai di sana, untuk mereka yang menyalahi ketentuan, terpidana akan dimasukkan pada dalam sebuah lubang sedalam 12 kaki atau 3,5 mtr. dengan jeruji besi di atasnya.

Karena kesadisan penjara itu, cukup banyak tahanan sebagai edan, bahkan juga meninggal karena kekurangan air dan makanan.

Kapten Alfred Dreyfus, sebagai salah satunya sandera terpopuler yang pernah dipenjara di Devil’s Island. Dreyfus sebagai perwira militer Prancis yang dijatuhi hukuman atas dakwaan membelot mengungkapkan rahasia militer Prancis ke Jerman pada 1894.

Dia juga harus jalani hukuman sepanjang umur di penjara itu. Tetapi, karena dakwaan itu tidak bisa dibuktikan, Dreyfus pada akhirnya dibebaskan pada 1906 seperti diambil dari History.

Walau dikenali sebagai penjara paling sadis, rupanya ada satu terpidana yang lolos dari penjara itu. Dia ialah Rene Belbenoit, yang sudah habiskan seputar enam tahun di penjara itu.

Belbenoit sukses kabur dengan menolong sebuah perusahaan film saat berkunjung Devil’s Island. Dia sukses menyelusup dan bersembunyi di perahu kelompok crew film itu dan lari ke Amerika Serikat.

Selang beberapa saat, di tahun 1838, Belbenoit mengeluarkan sebuah buku yang dengan judul Dry Guillotine. Dalam buku itu dia bercerita bagaimana sadisnya penjara Devil’s Island.

Sejak ditutup di tahun 1953, Devil’s Island juga beralih menjadi tujuan rekreasi untuk wisatawan.

Namun, dari ke-3 pulau di Kepulauan Salvation, pelancong cuman bisa bertandang ke Royal Island dan Devil’s Island masih tertutup untuk wisatawan.

Pelancong cuman dapat bertandang ke Royal Island sebagai tempat administrasi penjara. Di sini mereka dapat mendapati puing-puing penjara dan gedung administrasi penjara.